Gak Sempat Posting Lagi… Afwan

Bismillahi walhamdulillah

Sehubungan dengan terbatasnya waktu kami yang harus kami bagi dengan mengurus suami, dan mengurus bayi kami yang masih kecil, maka posting artikel akan terhambat dan akan kami teruskan nanti di lain kali, insya Allah, entah kapan…… wallahu a’lam

Barokallahu fiikum

Ummu Tilmidz

Pondasi Tauhid Untuk Jauh Dari Kesyirikan

Diceritakan oleh Abu Waqid Al-Laitsi radhiallahu ‘anhu: “Kami pergi bersama Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam ke Hunain dan kami adalah orang yang baru masuk Islam. Orang-orang musyrik memiliki pohon Sidrah, mereka i’tikaf padanya dan menggantungkan pedang-pedang mereka di atas pohon itu, yang disebut pohon Dzaatu Anwat.

Baca selebihnya »

Menjauhlah Engkau Dari Mu’tazilah

Asy-Syihristani Rahimahullah berkata: (Suatu hari) datanglah seorang laki-laki kepada Al-Hasan Al-Bashri seraya berkata: “Wahai imam dalam agama, telah muncul di zaman kita ini kelompok yang mengkafirkan pelaku dosa besar (di bawah dosa syirik). Dan dosa tersebut diyakini sebagai suatu kekafiran yang dapat mengeluarkan pelakunya dari agama, mereka adalah kaum Khawarij. Sedangkan kelompok yang lainnya sangat toleran terhadap pelaku dosa besar (di bawah dosa syirik), dan dosa tersebut tidak berpengaruh terhadap keimanan. Karena dalam madzhab mereka, suatu amalan bukanlah rukun dari keimanan dan kemaksiatan tidak berpengaruh terhadap keimanan sebagaimana ketaatan tidak berpengaruh terhadap kekafiran, mereka adalah Murji’ah umat ini. Bagaimanakah pendapatmu dalam permasalahan ini agar kami bisa menjadikannya sebagai prinsip (dalam beragama)?”

(selengkapnya…)

Hati-Hati Kepada Khawarij

Diriwayatkan dari Abu Ghalib rahimahullahu bahwa ia berkata: “Pada saat aku berada di Damaskus, tiba-tiba didatangkanlah 70 kepala dari tokoh-tokoh Haruriyyah (Khawarij) dan dipasang di tangga-tangga masjid. Pada saat itu datanglah Abu Umamah –sahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam– kemudian masuk ke masjid. Beliau shalat dua rakaat, lalu keluar menghadap kepala-kepala tadi.

(selengkapnya…)

Pengajaran Nabi Kepada ibnu Abbas Tentang Tauhid

Dari Ibnu Abbas Radhiallahu’anhu, ia berkata : “Kali tertentu saya berada di belakang Nabi Shallallahu’alaihi wasallam, kemudian beliau bersabda : “Hai anak kecil, aku akan mengajarkan kepadamu beberapa kalimat,

(selengkapnya…)

Suasana Majelis Nabi Shallallahu’alaihi wasallam Tentang Islam, Iman, Ihsan, dan Kiamat

Dari Umar bin Khaththab Radhiallahu’anhu, ia berkata : “Ketika kami sedang duduk di dekat Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam tiba-tiba muncul seorang laki-laki berpakaian putih, berambut hitam pekat, bekas jalannya tidak terlihat dan tidak seorangpun di antara kami mengenalinya.

(selengkapnya…)

Ketika Mereka Membaca Al Quran

Para shahabat Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wa sallam membaca Al-Qur`an dengan menghadirkan hati, merenungi dan mengambil pelajaran dari ayat-ayatnya, hingga mengalirlah air mata mereka dan khusyuk hati mereka. Mereka mengangkat tangan mereka kepada Rabb mereka dengan menghinakan diri memohon kepada-Nya agar amal-amal mereka diterima dan berharap ampunan dari ketergelinciran mereka. Mereka merindukan kenikmatan nan abadi yang ada di sisi-Nya.

(selengkapnya…)

Menepati Janjinya Pada Allah Ta’ala Dalam Berjuang

Dari Anas Radhiallahu’anhu, katanya: “Pamanku, yaitu Anas bin an-Nadhr Radhiallahu’anhu tidak mengikuti peperangan Badar, kemudian ia berkata: “Ya Rasulullah, saya tidak mengikuti pertama-tama peperangan yang engkau lakukan untuk memerangi kaum musyrikin. Jikalau Allah mempersaksikan saya dalam memerangi kaum musyrikin pada waktu yang akan datang, niscayalah Allah akan memperlihatkan apa yang akan saya perbuat.

(selengkapnya…)

Bersabarlah, Sesungguhnya Engkau Berada di Jalan Yang Benar

Dari Shuhaib Radhiallahu’anhu, Rasulullah Shallallahu’alaihi wasallam bersabda : “Pada zaman dahulu ada seorang raja yang mempunyai seorang tukang sihir. Ketika tukang sihir itu sudah lanjut usia, ia berkata kepada rajanya : “Sesungguhnya saya sekarang sudah lanjut usia. Oleh karena itu, perkenankanlah saya meminta tuan untuk mengirimkan seorang pemuda dan saya akan mengajarinya ilmu sihir.”

(selengkapnya…)

Rintangan Dakwah Mulai Bermunculan

Penulis: Al-Ustadz Idral Harits

Perlahan tapi pasti, Islam mulai memasuki rumah-rumah penduduk Makkah. Mulailah terbuka mata mereka, bahwa ini bukan main-main, dan pasti menjadi ancaman terhadap kedudukan mereka selama ini di mata seluruh kabilah Arab.

(selengkapnya…)